Faktor-faktor penyebab kegagalan perlawanan mengusir penjajah di berbagai Daerah
Setelah mempelajari tentang perjuangan bangsa Indonesia dalam menentang penjajahan di berbagai daerah maka bentuklah beberapa kelompok yang beranggotakan 4 sampai 5 orang untuk mendiskusikan tentang penyebab terjadinya kegagalan dalam usaha mengusir penjajah,
Tuliskan hasil diskusi tersebut dalam tabel di bawah ini!
| No | Penyebab Kegagalan | Penjelasan |
| 1 | Perjuangan masih bersifat kedaerahan | Para pejuang di Nusantara saat itu berjuang sendiri-sendiri secara terpisah di beberapa daerah. Mereka hanya mementingkan kebebasan dari daerah atau kerajaannya masing-masing. Sehingga tidak semua kekuatan bisa bersatu dalam satu waktu. Andai saja persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia sudah tercipta dari awal, mungkin bangsa Indonesia bisa merdeka lebih cepat dari penjajahan. |
| 2 | devide et impera atau politik memecah belah | Taktik ini paling sering dilakukan Belanda atau penjajah lainnya, yaitu dengan mengadu domba beberapa kerajaan agar berperang satu dengan lainnya, atau mengadu domba antara penguasa pribumi dengan rakyatnya. Cara ini cukup efektif dalam melemahkan perjungan rakyat Indonesia saat itu. |
| 3 | Belum terwujudnya Nasionalisme Indonesia | Dalam sejarahnya memang wilayah Nusantara terdiri atas banyak kerajaan, baik besar maupun kecil sehingga tidak ada identitas kebangsaan yang satu, sehingga pola kenegaraan masih berdasarkan kedaerahan dan suku bangsa. Tetapi setelah adanya sumpah pemuda tahun 1928, mulailah muncul jiwa nasionalisme dalam berbangsa. |
| 4 | Teknologi senjata yang masih tradisional | Para pejuang masih mengandalkan senjata yang masih sederhana sedangkan senjata para penjajah sudah cangih dan modern |
| 5 | Taktik dan perencanaan yang masih lemah | Dalam melakukan suatu serangan, seringkali tidak direncanakan dengan matang dan perhitungan yang tepat sehingga terjadi kekurangan senjata dan kehabisan bekal akomodasi lainnya. |