Peninggalan sejarah pada Masa Penjajahan
Aktivitas Kelompok : Diskusikan makna dari peninggalan sejarah pada jaman penjajahan di Bumi Nusantara dan cara melestarikan peninggalan sejarah tersebut.
| Bentuk Peninggalan | Makna bagi Kehidupan Sekarang | Cara Melestarikan Peninggalan |
| irigasi Bendung Komering 10 di Belitang Madang Raya, OKU Timur, Sumsel | Sampai sekarang masih difungsikan sebagai irigasi yang dimanfaatkan untuk pengairan pertanian dan perkebunan didaerah sekitar. | Menjaganya dan segera memperbaikinya apabila terjadi kerusakan. |
| Kebun teh Kayu Aro di Kerinci , Jambi | Masih berproduksi sampai sekarang dan menjadi komoditi andalan untuk ekspor teh ke luar negeri. | Menjaganya agar tetap lestari dan selalu merawat agar bisa tetap berproduksi dan bisa mensejahterahkan rakyat disekitarnya |
| Gedung STOVIA di Jakarta | Merupakan bekas sekolah dokter masa penjajahan Belanda dan sekarag dimanfaatkan sebagai gedung Museum Kebangkitan Nasional. Merupakan bukti bahwa pendidikan sangat penting bagi peningkatan SDM suatu negara. | Dikunjungi, dijaga dan dilestarikan agar bisa bermanfaat bagi generasi berikutnya. |
| Jalan Raya Pos, antara Anyer sampai Panarukan 1000 km | Menjadi jalan pantai utara Jawa yang masih digunakan sampai sekarang untuk menghubungkan beberapa daerah di Pulau Jawa. | Menjaganya dan memperbaikinya apabila terjadi kerusakan |
| Stasiun Ambarawa | Sekarang menjadi museum Kereta Api dan menjadi monumen perjuang rakyat Ambarawa mempertahan kemerdekaan. | Menjaganya dan melestarikan benda-benda sejarah yang ada didalamnya. |
| Gedung De Javasche Bank Surabaya | sekarang menjadi museum Bank Indonesia Surabaya dan menjadi monumen perkembangan sistem keuangan di Indonesia | Mengunjunginya dan melestarikan koleksi museum yang ada di dalamnya |
| Gedung Volksraad di Jakarta | Sekarang menjadi gedung Pancasila, sebelumnya menjadi tempat merumuskan Pancasila | Melestarikan dan memeliharanya dengan baik |